Kisah Empat Orang Mahasiswa

•14/09/2011 • Leave a Comment


Artikel ini saya culik dari si burung motty

Ada kalanya kita KEPEPET dan mendadak jadi KREATIF karena harus mengarang sebuah cerita untuk “menyelamatkan” diri dari sebuah hukuman. Kicauan Motty pagi ini ingin menggelitik hati Sobat-Motty semuanya dan berharap kita semua bisa mengambil hikmahnya…

Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan.

Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.

Mahasiswa A: pak, maaf kami telat ikut ujian semester

Mahasiswa B: iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkotnya meletus.

Mahasiswa C: iya kami kasihan sama supirnya. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.

Mahasiswa D: oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.

Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan.

Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda. “Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa.

Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama.

Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum senyum.
Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran.

Di soal kedua tertulis:

“Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus?”

….

“Jujurlah dalam setiap kesempatan.. Jika kita tidak bisa demikian, paling tidak janganlah berbohong”

See you in the SKY!

follow me on twitter: @MotivaTweet

Tebak-Tebakan Sebelum Tidur

•13/06/2011 • Leave a Comment


Sapi, sapi apa….
Ya, tadi malem saya dan suami lagi leyeh-leyeh di tempat tidur. Emang udah malem dan saatnya memejamkan mata, tapi entah siapa yang mulai, kami malah main tebak-tebakan. Dan semua tebakannya adalah tentang sapi.
Tebakan ini memacu kretifitas kami berdua untuk memberikan pertanyaan yang jawabannya adalah harus diawali dengan sapi.
Saya singkat aja A dan B ya biar enak bacanya.

A: Sapi apa yang bisa nulis?
B: Sapidol (Spidol)

A: Sapi apa yang suka loncat-loncat?
B: Sapintrong (loncat tali)

A: Sapi apa yang romantis?
B: Sapiring berdua

A: Sapi apa yang irit?
B: Sapincuk (sebungkus kecil)

A: Sapi apa kembarannya Sule?
B: Sapirikitiw

A: Sapi apa yang bisa telepati?
B: Sapikiran

A: Sapi apa yang bikin sehat?
B: Sapidah gunung (sepeda)

A: Sapi apa yang biasa dipake nenek-nenek?
B: Saping (maksudnya samping/kain)

Kami ngakak guling-guling. Ya emang posisinya lagi tiduran jadi mungkin banget ngakan sambil guling-guling.
Otak terus muter buat nyari tebakan lagi seputar si sapi ini. Mata udah ngantuk sebenarnya, tapi tetep ga mau kalah.

A: Sapi apa yang suka gotong royong?
B: Sapilulungan… dasar gotong royong (maksudnya sabilulungan, lagu sunda)

itu lah tebakan terakhir yang saya inget, karena saking nikmatnya ketawa akhirnya kami tertidur dengan perasaan bahagia :D

Sekian.

Alhamdulillah, Jadi Manager 15%

•09/12/2010 • Leave a Comment

Yes, baby.. Iam Manager 15%!!!

I love Oriflame

and I love d’BC Network so much.

Buat yang belum tau nih…

Manager 15% adalah level/jenjang karir di Oriflame.

Konsultan 6%, 3%, 9%

Manager 12%, 15%18%

Senor Manager 21%

Ya, saya menjalankan bisnis M*LM ORIFLAME

tapi ngga konvensional, Online doong with d’BC Network

Udah setahun lebih saya jalanin oriflame bareng d’BC network.

Banyak banget yang udah saya dapatkan dari bisnis ini.

Teman dari berbagai provinsi

Ilmu internet marketing dari Dini Shanti

Berbagai produk dan aksesoris dari Oriflame

dan cash bonus tentu saja

Yang paling saya bersyukur sekali menjadi salah satu bagian dari

keluarga besar d’BC Network adalah AURA POSITIF yang sangat luar biasa.

Disini saya belajar untuk menjadi pribadi yang selalu positif thinking

dan positif feeling.

Kendala yang dihadapi dalam perjalanan menuju puncak, anggap sebagai

kerikil, pungut kerikil itu lalu buang dan lanjutkan perjalan.

Jangan diambil pusing, jangan diumbar energi negatif kita.

Karena jika kita berpikir negatif, maka hal-hal negatiflah yang akan kita dapatkan.

Back to Iam a Manager :)

1 tahun 2 bulan saya menjalankan bisnis ini.

Ya, memang jika dibandingkan dengan upline saya

yang saat itu saya klik iklannya, Mbak Evi Dewi Ranti :) . Dalam 5 bulan saja

beliau sudah bisa mencapai level Senior Manager. Sekarang levelnya

sudah Gold Director dan Insya Allah Tahun depan dapet tiket GRATIS ke PARIS.

Lalu kenapa saya baru mencapai Manager 15%

dalam kurun waktu satu tahun lebih??

Begini teman-teman…

Di awal saya memulai bisnis ini saya sudah yakin

kalo bisnis ini akan menjadi kendaraan saya untuk mewujudkan mimpi saya.

Tapi dulu saya menjalaninya santai (jangan ditiru :p), tapi tetep fokus ke tujuan.

Tiap bulan saya penuhi target poin, pasang iklan gratis dan berbayarpun saya lakukan.

Giliran follow up prospek yang kedodoran, karena waktunya

berbenturan dengan pekerjaan kantor dan di rumah belum ada koneksi internet.

Sambil jalan, saya pelajari semua ilmu yang diberikan.

Sampai saya faham sistem dan marketing plan Oriflame.

Dengan ilmu itu saya jadi PD untuk memfollow up kembali

prospek-prospek yang ‘terbengkalai’.

1 November 2010

Secara resmi saya resign dari perusahaan tempat saya bekerja.

Apakah alasannya demi bisnis online ini?

Bukan…

Saya memutuskan resign dari salah satu perusahaan media advertising besar

di Bandung dengan jabatan terakhir sebagai Media Buyer, bukan karena bisnis ini.

Tapi demi keluarga, demi anak dan mama saya. They need me, family become first.

Setelah resign, saya punya banyak waktu untuk kembali fokus ke bisnis ini.

Keluarga terkontrol, bisnis pun lancar ^^

Itulah enaknya punya bisnis online, sambil ngurus keluarga, bisnis jalan terus.

Ketika saya resign 1 November 2010 saya berada di level 6%

Sekarang, 29 November 2010 saya jadi Manager 15%.

Wow… dalam satu bulan bisa langsung melesat, BLASTOFF <– sesuai tema d’BC Network saat ini.

Kalo fokus dan konsisten, hasilnya pasti akan terasa.

Semua pencapaian saat ini berkat dukungan para upline tercinta

Mbak Evi Dewi Ranti, Ibu Ita Rosita dan Mbak Rizky Gaffar.

Dengan sabar mereka membimbing dan mensupport saya.

Downline saya yang hebat, luar biasa..

Juliana, Ida R Girsang, Nurtiana, Ester, Lusita,

Evri, Pramu, Andri, Endah, Fitri, Eva

dan semuanya yang ga bisa disebutin satu – satu.

Terima kasih karena sudah menjadi bagian dari keluarga besar d’BC network.

Tetap semangat dan terus belajar yaa..

Saya pun belajar banyak dari kalian

Semakin sering kalian bertanya,

semakin memacu diri saya untuk lebih pintar :D

Jangan bosen colek-colek yaa…

Karena d’BC Network

saya jadi bisa membuat blog.

Meskipun masih sederhana dan apa adanya,

jauh dari sempurna, tapi saya BISA.

Kalo bukan karena bisnis ini, saya belum tentu bisa membuat ini

http://carakerjacerdas.blogspot.com/

http://sahabatwanita.wordpress.com/

Jadi, teman-teman…

Keberhasilan seseorang bukan dilihat dari ilmunya

tapi dari kesungguhan dan keinginannya.

Di d’BC Network, ilmunya semua sama

tinggal kembali kepada diri kita sendiri

seberapa besar keinginan kita untuk sukses di bisnis ini, dan

seberapa besar kesungguhan kita untuk meraih keinginan itu.

Saya, tahun 2012 ingin dapet tiket GRATIS

jalan-jalan ke BRAZIL. Maka dari itu, saya harus bersungguh-sungguh

“bekerja” untuk mencapai keinginan saya itu.

Buat downline²ku….

Jangan takut untuk bermimpi/memiliki keinginan yang sangat tinggi

jika dijalankan proses untuk mencapainya, pasti akan sampai pada tujuan.

Kita ibaratkan Oriflame-d’BC Network adalah KENDARAAN

Ebook training, forum dan ilmu di member area adalah PETA

Tinggal terserah kita, mau dibawa kemana kendaraan itu

mau lewat mana untuk sampai pada tujuan kita.

Kendaraan sudah ada, peta sudah disediakan

tapi kita diam saja, tidak melakukan apa-apa

maka yang akan terjadi adalah kita tidak akan kemana-mana.

Diam ditempat dan jadi penonton saja.

Sampai kapan mau jadi penonton?

Buat temen² yang pernah saya prospek dan belum memutuskan untuk bergabung

saya anggap temen-temen masih mempertimbangkannya ^_^

Insya Allah bisnis ini bisa mewujudkan mimpi temen-temen semua.

Modalnya Rp. 39.900,-

Kalo berusaha dengan sungguh-sungguh, hasilnya sangat luar biasa.

Kalo sudah ada “hidayah” silakan hubungi saya kapan aja yaa..

Ga kerasa, saya nulis segini panjang….

Alur ceritanya kesana-kemari :p

Baru manager aja udah panjang gini, gimana kalo udah jadi diamond

Bisa-bisa ada 4 chapter, ahahahh…

Mudah-mudahan yang baca ga cape yaa, heheh…

Belum ngantuk, sekalian nungguin maen bola

Big match Barcelona VS Real Madrid

Go Diamond Everyone!!

Recognisi Manager 15% at Leader Club Meeting 6 Desember 2010 by ASM Oriflame Bandung, Nima Khoeit

Andreas Backman Micka (Senior Area Manager Oriflame Bandung-Jakarta), Ita Rosita (Upline ku Senior Manager 21%), Saya, Nima Koeit (Area Sales Manager Oriflame Bandung)

All team leader d'BC Network Bandung

 

 

Alhamdulillah…

•19/10/2010 • Leave a Comment

Masih ingat tulisan saya tentang Dilema Pekerja Kantoran? Akhirnya tanggal 5 Oktober 2010 saya mengajukkan surat pengunduran diri. Tekad saya sudah bulat, ga bisa dilonjongkan lagi, whatever, family become first!!

Officially, tanggal 1 November 2010 saya sudah tidak perlu kena macet dipagi hari dan kehujanan di sore hari. Start that day i will served my family fulltime. My husband, my son, my mom, Insya Allah saya akan menjadi wanita yang bisa diandalkan dalam mengurus rumah tangga. Amin.

 

Mimpi Buruk

•25/08/2010 • 1 Comment

Astagfirullah….

Tadi malem aku mimpi buruk, buruk sekali. Tentang suamiku, gini ceritanya….

Suamiku kan rambutnya emang agak gondrong, sebahu. Dimimpi itu rambutnya diiket. Dimimpi itu suamiku pingsan, ga sadarkan diri. Dikeruminin orang, di do’ain, ga bangun-bangun. Tapi ga lama kemudian tiba-tiba bangun tapi dengan kepribadian yang lain. Suamiku jadi perempuan, dengan senyum yang genit tapi dengan mata yang menyeramkan. Matanya sipit dengan bola mata semuanya hitam. Dia ngegodain temen aku, laki-laki. Dalam mimpi itu disimpulkan bahwa suamiku kerasukan jin wanita, hhhiiiiiii…

Di setting yang berbeda, masih dengan lakon yang sama (hahahah..). Di situ ada pedagang baso pake gerobag. Aku lagi ngobrol ama temen, niat mu beli baso. “Yen, (nama temenku) beli baso manis pedes seger kayaknya”. Setelah selesai ngomong gitu aku liat ke jendela yang memantulkan bayangan kami. Di situ terlihat suamiku yang kerasukan ada dibelakangku sedang melakukan gerakan seolah-olah membumbui sesuatu ke kepalaku. Di mimpi itu aku menafsirkan bahwa suamiku sedang membumbui kepalaku, seolah-olah kepalaku adalah sebuah baso, dan suamiku akan memakannya….. AArrrggghh….

Aku langsung terbangun dengan rasa masih ngeri. Aku liat ke samping, suamiku sedang tertidur dengan pulas. Alhamdulillah, hanya mimpi. Ada yang ngerti tafsir mimpi? Hehheh….

Suamiku

Hipertensi

•12/08/2010 • Leave a Comment

Selama satu minggu belakangan ini sering meriang mendadak. Badan panas dingin, kepala puyeng, kunang-kunang. Tidur yang biasanya ga pernah selimutan, malem itu pake selimut tebel plus kaos kaki. Suami bawain susu cap beruang yang dipercaa bisa mengembalikan stamina tubuh. Aku minum tuh susu, trus tidur. Eh, beber loh.. besoknya badan udah enak, ga ada pusing dan suhu tubuh normal. Aktifitas juga kembali normal.

Tiga hari setelah itu, badan kembali tiba-tiba meriang, kali ini pusing nya makin parah. Kepala cenut-cenut, jalan berasa melayang. Seperti biasa tidur selimutan. Tengah malem kebangun, kepala bagian belakang/tengkuk terasa sakit banget serasa ada lintah raksasa yang nempel disitu, hhiiiiii…

Saking ga kuatnya nahan sakit kepala, apalagi sekarang di tambah mual, aku pun periksa ke klinik. Setelah di periksa, hhmm.. ternyata tensiku tinggi 140/100. Eamang sih, aku ada riwayat kena darah tinggi. Selain mama, aku sendiri dulu waktu hamil menjelang melahirkan sempet naik tensinya, itu juga yang menyebabkan aku harus melahirkan secara sesar.

Hipertensi, penyakit yang ngga bisa disembuhkan, hanya bisa di kontrol. Berbagai penyakit parah berawal dari hipertensi, jadi selalu cek tekanan darah ke dokter secara rutin supaya terhindar dari penyakit berbahaya lainnya.

Dilema Pekerja Kantoran

•17/05/2010 • Leave a Comment

Dilema pekerja kantoran, apalagi wanita yang sudah menikah dan memiliki anak. Dilema yang dihadapi adalah menghabiskan waktu dikantor atau menghabiskan waktu bersama keluarga.

Dilema inilah yang sedang saya hadapi, saat ini hasrat saya sedang menggebu untuk segera resign dari kantor. Segera berhenti menghabiskan waktu dikantor dan mulai untuk menghabiskan waktu dirumah, bersama keluarga, mengurus anak yang kini sudah mulai mempertanyakan ketidakhadiran ibunya karena bekerja.

Anakku Jibal kini usianya sudah tiga tahun. Sudah mulai banyak keingintahuannya, sudah mulai banyak bertanya ini dan itu, sudah mulai mudah meresap apa yang dia dengar. Kekhawatiran saya adalah adanya “salah asuhan” dan adanya multi-disiplin. Selama saya kerja, Jibal diasuh baby sitter dengan supervisi neneknya. Kini saya ingin mengasuh dan mendidiknya sendiri.

Kalo saya resign, otomatis penghasilan akan berkurang. Terus gimana? Insya Allah saya ngga terlalu khawatir akan hal itu, selain penghasilan dari suami mencukupi saya juga sedang merintis bisnis yang prospeknya sangat cerah dan Insya Allah akan menggantikan penghasilan saya selama ini, bahkan bisa lebih. Amin.

Waktu tidak bisa dibeli dengan uang, begitu juga kebahagiaan. Kebahagiaan karena bisa mendidik anak, kebahagian karena bisa fokus dan full mengurus keluarga. Waktu untuk bersosialisasi pun akan lebih banyak sehingga saya bisa leluasa mengembangkan bisnis saya.

Semoga niat ini di ridhoi oleh Allah SWT. dan oleh suami :)

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.